Oasis : Rock And Roll Yang Cukup Cuek

Oasis1

Oasis Formasi Awal pasca keluarnya Tony McCarroll, dari Kiri ke Kanan : Liam Gallagher, Paul “Guigsy” McGuigan, Paul “Boneheads” Arthurs, Alan White, Noel Gallagher.

Saya sedang butuh pelepasan. Saya perlu menulis bebas sejenak sebelum kembali ke ranah ilmiah sebagai menu keseharian yang tersaji diatas bejana-bejana perak berkilauan. Kebiasaan menulis bebas tanpa pakem ini saya gunakan sebagai semacam therapy yang berangkat dari sebentuk kebosanan yang telah sedemikian rupa mengkristal. Butuh untuk dicairkan agar-agar ide-ide yang hendak disampaikan bisa mengalir lagi. Ibaratnya saya sedang ingin menuju ke suatu tempat melalui jalan yang tidak biasanya. Meskipun harus memutar jauh, namun, saya cukup menikmati pemandangan dan atau suasana yang terhampar.

Saya sangat mencintai musik walaupun saya bukan seorang pemain musik yang baik. Mungkin, lebih tepat disebut sebagai penikmat musik. Dewasa ini saya mendengarkan musik apa saja kecuali pop melayu ala-ala Charly Van Houten ST 12/Setia Band dan Kangen Band. Sejujurnya, musik Melayu yang sesungguhnya sangat indah, boleh dicoba dengarkan Cindai milik Siti Nurhaliza.

Mood saya dalam menikmati musik bisa dengan mudah berubah-ubah. Saya bisa tiba-tiba mendengarkan lagu-lagu boyband era 90’an sampai 2000’an, seperti NKOTB, Bed And Breakfast, BSB, N’SYNC, Boyzone, hingga Blue. Atau, tiba-tiba saya ingin mendengarkan lagu-lagu dari era Grunge hingga Post-Grunge, seperti Nirvana, Pearl Jam, Green River, Silverchair, The Vines, Foo Fighters, Puddle Of Mudd. Atau, tiba-tiba saya mendengarkan musik-musik era Punk Rock, seperti The Ramones, Rancid, Sex Pistols, MXPX, The Misfits, The Offspring, The Clash, NOFX, Green Day, Blink 182. Atau, tiba-tiba saya mendengarkan band-band rock alternatif, seperti Weezer, Matchbox Twenty, Radiohead, Muse, Red Hot Chilli Pepper, R.E.M, The Smashing Pumkins, The Cure, Fastball, Incubus. Atau, tiba-tiba saya mendengarkan lagu-lagu pop dan pop rock alternatif, seperti The Cardigans, Sixpences None The Richer, Natalie Imbruglia, The Corrs, Lenne Marlin, Jennifer Paige, Firehouse, Sioen, Lighthouse Family, Savage Garden. Atau, tiba-tiba saya mendengarkan lagu-lagu era new wave, seperti Duran Duran, A-Ha, Tears For Fears, Level 42. Atau, tiba-tiba saya mendengarkan lagu-lagu rock and roll ala Inggris, seperti The Beatles, The Rolling Stones, Oasis, Blur, The Verve. Atau, tiba-tiba saya mendengarkan lagu-lagu Taiwanesse Mandarin milik Mbak Shumei, sinden Taiwan kesayangan. Atau, tiba-tiba saya mendengarkan lagu-lagu Campursari Jawa, lagu-lagu Sunda, lagu-lagu Aceh, lagu-lagu Batak, lagu-lagu Minang, lagu-lagu Manado, lagu-lagu Flores, hingga lagu-lagu dangdut era 90’an. Dan, masih banyak lagi.

Untuk lagu-lagu Indonesia, saya cukup menggemari Dewa 19 era Bayi 19, Format Masa Depan, Terbaik Terbaik, Pandawa Lima. Menurut saya, keempat album tersebut merupakan karya paling revolusioner milik Dewa 19 sepanjang karirnya. Selain itu saya juga sangat menyukai band-band yang mengusung lirik-lirik puitis pad tiap karyanya, seperti KLA Project, Jikustik, Letto, Sheila On 7, dan Java Jive.

Namun demikian, diantara semuanya, yang benar-benar mewakili idealisme saya adalah karya atau genre musik yang diusung oleh The Beatles dan Oasis. Lebih khususnya, dalam tulisan ini, saya akan membahas lebih jauh tentang Oasis, band yang digawangi oleh kakak beradik Noel Gallagher dan Liam Gallagher.

Secara style, Oasis sendiri sebenarnya sangat terpengaruh oleh The Beatles. Ya, kita semua tahu, The Beatles adalah salah satu kiblat musik yang masih abadi hingga saat ini meski dua anggotanya, John Lennon dan George Harrison telah tiada dan menyisakan dua personel lainnya, Paul McCartney dan Ringo Starr. Paul McCartney masih eksis berkarya sampai saat ini dan telah menelurkan puluhan album. Oasis juga sering membawakan lagu-lagu The Beatles baik di album maupun saat konser, salah satunya yang paling ikonik adalah I Am The Walrus yang diambil dari album The Beatles-The Magical Mystery Tour rilisan tahun 1967.

Secara umum, Oasis mengusung genre rock and roll yang cukup cuek namun dibalut lirik-lirik yang sarat makna, meski kadang beberapa diantaranya banyak yang terkesan ngawur. Saya suka dengan distorsi melodi dari Noel Gallagher. Saya suka lirik-lirik gubahan Noel Gallagher. Porsinya selalu pas, tidak berlebihan, dan mudah dipahami.

Meski Oasis telah bubar, tapi karya-karya mereka tidak dilupakan. Beberapa lagu yang cukup populer, antara lain Live Forever, Don’t Look Back In Anger, Don’t Go Away, Stand By Me, Whatever, Champagne Supernova, Do You Know What I Mean?, dan Married With Children.

Perpecahan Oasis dipicu oleh konflik internal antara Noel Gallagher dan Liam Gallagher yang sudah terjadi sejak lama. Puncaknya pada tour promo album terakhir Oasis berjudul Dig Out Your Soul, Liam Gallagher sering absen. Padahal, sebagai vokalis, dia menjadi daya tarik utama band. Hal ini sebenarnya telah menjadi salah satu kebiasaan buruk Liam Gallagher yang paling sering dilakukan. Noel Gallagher sendiri sudah cukup mahfum, sehingga tidak mengherankan jika di banyak konser-konser atau penampilan live Oasis, Noel Gallagher, disamping sebagai lead guitarist, sekaligus juga bertindak sebagai vokalis. Pekerjaan yang cukup mudah bagi Noel Gallagher jika mengingat fakta, bahwa hampir 98 % lagu-lagu Oasis adalah karya Noel Gallagher. Sesuai dengan kesepakatan awal saat band ini terbentuk, dalam penciptaan karya lagu, Noel Gallagher memang terkesan mendominasi namun terbukti karya-karyanya adalah ruh bagi band, sehingga peran Liam Gallagher sebagai vokalis utama dengan segala tingkah polahnya terkesan hanya sebagai stimulus visual saja.

Dinukil dari artikel di majalah Rolling Stones edisi tanggal 12 Juli 2011, pada saat diwawancari oleh BBC Radio 1, Liam Gallagher, meski tidak membantah telah ikut berkontribusi atas pecahnya Oasis, namun, dia juga membantah semua hal yang dikatakan oleh Noel Gallagher mengenai pernyataannya yang menyatakan bahwa penyebab batalnya Oasis tampil pada V Festival 2009 adalah dikarenakan Liam Gallagher mabuk (alkohol) terlalu parah. Disamping itu, masih menurut Noel Gallagher, penyebab lainnya adalah karena Liam Gallagher ingin memasukkan iklan label clothing miliknya, Pretty Green, di dalam program tur mereka. Ketidaksepahaman soal tersebut hampir membawa kakak-beradik itu terlibat adu pukul.

Disela-sela acara peluncuran album solo pertamanya, Noel Gallagher’s High Flying Birds, Noel Gallagher juga menjelaskan mengenai kejadian di belakang panggung Rock En Seine di Paris 2009 silam, menurutnya, pada saat itu Liam Gallagher memegang gitar layaknya sebuah kampak dan nyaris memukul wajahnya.

Noel Liam 2

Dari kiri ke kanan : Liam Gallagher dan Noel Gallagher.

 

Selepas perpecahan Oasis dan mendapati kenyataan bahwa Noel Gallagher sudah terbang tinggi bersama proyek Noel Gallagher’s High Flying Birds-nya, Liam Gallagher, bersama anggota terakhir Oasis yang tersisa, yaitu Gem Archer (gitar),  Andy Bell (bass), dan Chris Sharrock (drum) melanjutkan band dengan nama baru, Beady Eye. Chris Sharrock merupakan anggota paling baru yang ikut membantu Oasis karena drummer sebelumnya, Alan White, mengundurkan diri pada 2008-2009, menjelang Oasis bubar. Beady Eye juga merekrut anggota baru, Jay Mehler yang merupakan mantan bassist Kasabian.

Beady Eye sendiri hanya bertahan dengan dua album, diantaranya Different Gear Still Speeding pada 2011 dengan single andalan The Beat Goes On, dan album BE pada 2013 dengan single Flick Of The Finger. Setelah itu, Beady Eye seolah tidak terdengar lagi gaungnya. Sedangkan Noel Gallagher bersama proyek solonya, Noel Gallagher’s High Flying Birds masih eksis dengan tiga album yang telah sukses dikemas, diantaranya Noel Gallgher’s High Flying Birds – Self Titled (2011), Noel Gallagher’s High Flying Birds – Song From The Great White (2012), dan Noel Gallagher’s High Flying Birds – Chasing Yesterday (2015).

beadyeye2014promo

Beady Eye, dari kiri ke kanan : Chris Sharrock, Gem Archer, Liam Gallagher, Andy Bell, Jay Mehler.

Yang lebih menarik adalah fakta bahwa drummer Oasis selalu berzodiac Gemini. Mulai dari Tony McCarroll, kelahiran 4 Juni 1971, drummer pada era Definitely Maybe (1994) yang kemudian digantikan oleh Alan White, kelahiran 26 Mei 1972, drummer era (What’s The Story) Morning Glory? (1995), Be Here Now (1997), The Masterplan (1998), Standing On The Shoulder Of Giants (2000), Familiar To Millions (2000), Heathen Chemistry (2002), Don’t Believe The Truth (2005), dan Dig Out Your Soul (2008). Di tengah-tengah tur album Dig Out Your Soul, seiring perseteruan antara Noel Gallagher dan Liam Gallagher yang mustahil dibendung, Alan White memutuskan untuk mengundurkan diri dan posisinya digantikan oleh Chris Sharrock, kelahiran 30 Mei 1964. Selain ketiga drummer tersebut, Noel Gallagher sendiri juga berzodiac Gemini kelahiran 29 Mei 1967.

Oasis tonymccarroll1

Tony McCarroll.

Sejarah Oasis, dicuplik dari situs Wikipedia, dimulai pada tahun 1991, dibentuk di kota Manchester, Inggris, Noel Gallagher dan Liam Gallagher tumbuh menjadi pendukung setia tim Liga Primer Inggris, Manchester City. Personel awal Oasis pada album pertama, Definitely Maybe (1994) adalah Liam Gallagher (vocal), Noel Gallagher (lead guitarist), Paul “Boneheads” Arthurs (guitarist), Paul “Guigsy” McGuigan (bassist), dan Tony McCarroll (drum).

Tahun berikutnya, 1995, Oasis merilis album baru bertajuk (What’s The Story) Morning Glory? Bersama drummer baru, Alan White. Gaya hidup liar/urakan serta perselisihan antara Noel Gallagher dan Liam Gallagher menjadi santapan empuk media karena dianggap sebagai berita yang menguntungkan.

Oasis merilis album ketiga mereka, Be Here Now, pada tahun 1997. Album Be Here Now tercata memiliki angka penjualan tercepat dalam sejarah musik di Inggris, meski begitu, popularitas album dengan single andalan, Don’t Go Away, dengan warna rock ballad yang sangat renyah didengar di telinga ini menurun sangat cepat. Selanjutnya, pada 1998, Oasis merilis album The Masterplan.

Pasca album The Masterplan, Oasis harus kehilang dua personel utama mereka, yaitu Paul “Boneheads” Arthurs (guitarist) dan Paul “Guigsy” McGuigan (bassist) pada saat proses rekaman dan akan rilis album Standing On The Shoulder Of Giants karena mereka sudah tidak tahan dengan gaya hidup serta kelakuan minus Noel Gallagher dan Liam Gallager yang seolah tidak pernah berhenti berselisih.

Pada tahun 2000, Oasis memperkenalkan anggota baru mereka, Gem Archer yang berperan menggantikan Paul “Boneheads” Arthur (guitarist) dan Andy Bell yang berperan menggantikan Paul “Guigsy” McGuigan (bassist) pada saat perilisan album Standing On The Shoulder Of Giants. Masa transisi cukup berpengaruh pada eksistensi band kontroversial ini. Pada tahun 2002, Oasis menegeluarkan album berjudul Heathen Chemistry.

Oasis berhasil menemukan kesuksesan dan popularitasnya kembali melalui album Don’t Believe The Truth pada tahun 2005. Pada album Don’t Believe The Truth, tidak lama setelah Alan White mengundurkan diri, sebelum Chris Sharrock masuk, proses rekaman tersebut untuk mengisi posisi drum sempat dibantu oleh Zak Starkey, putra dari legenda The Beatles, Ringo Starr.

Tiga tahun kemudian, pada tahun 2008, Oasis mengeluarkan album Dig Out Your Soul yang menjadi album terakhir mereka karena tidak lama kemudian Noel Gallagher memilih untuk mengundurkan diri oleh sebab-sebab yang telah diceritakan di atas sebelumnya.

Oasis 2000

Formasi Oasis pasca keluarnya Paul Arthurs dan Paul McGuigan, dari kiri ke kanan : Liam Gallagher, Gem Archer, Alan White, Andy Bell, Noel Gallagher.

Sepanjang karir band, Oasis pernah memuncaki posisi satu di tangga musik inggris. Oasis juga pernah memenangi lima belas NME Awards, sembilan Q Awards, empat MTV Europe Music Awards, dan enam Brit Awards, termasuk salah satunya pada tahun 2007 untuk kontribusi luar biasa terhadap musik dan satu untuk album terbaik dalam 30 tahun terakhir berdasarkan polling pendengar BBC Radio 2. Oasis juga pernah dinominasikan untuk tiga buah Grammy Awards. Terhitung per 2009, Oasis telah menjual sekitar 70 juta copy rekaman mereka di seluruh dunia.

Pada tahun 2010, Oasis terdaftar dalam Guinness Book Of World Records untuk kategori “ Longest Top 10 UK Chart Run By A Group “ atas keberhasilan memposisikan 22 single hits di top-10 chart musik Inggris. Oasis juga dinobatkan oleh Guinness Book Of World Records sebagai entitas musik tersukses antara tahun 1995 hingga 2005, menduduki Top Chart Music 75 selama 765 minggu.

Menurut kabar terakhir, hubungan antara Noel Gallagher dan Liam Gallagher sudah mulai membaik, namun mereka masih enggan berkomentar mengenai wacana reuni Oasis.

Diskografi :

1. Definitely Maybe 1994

Definitely Maybe.

Definitely Maybe dirilis pada tanggal 29 Agustus 1994.

Songs :

  1. Rock ‘N’ Roll Star.
  2. Shakermaker.
  3. Live Forever.
  4. Up In The Sky.
  5. Columbia.
  6. Supersonic.
  7. Bring It On Down.
  8. Cigarettes & Alcohol.
  9. Digsy’s Dinner.
  10. Slide Away.
  11. Married With Children.
1d75ae98332f2c87a3de4802bdb176481d9febb4

(What’s The Story) Morning Glory?

(What’s The Story) Morning Glory? dirilis pada tanggal 2 Oktober 1995.

Songs :

  1. Hello.
  2. Roll WIth It.
  3. Wonderwall.
  4. Don’t Look Back In Anger.
  5. Hey Now.
  6. The Swamp Song [Version 1].
  7. Some Might Say.
  8. Cast No Shadow.
  9. She’s Electric.
  10. Morning Glory.
  11. The Swamp Song [Version 2].
  12. Champagne Supernova.
beherenow

Be Here Now.

 Be Here Now dirilis pada tanggal 21 Agustus 1997.

Songs :

  1. D’You Know What I Mean?
  2. My Big Mouth.
  3. Magic Pie.
  4. Stand By Me.
  5. I Hope, I Think, I Know.
  6. The Girl In The Dirty Shirt.
  7. Fade In-Out.
  8. Don’t Go Away.
  9. Be Here Now.
  10. All Around The World.
  11. It’s Getting Better [Man!!].
  12. All Around The World [Reprise].
MasterplanOasisalbumcover

The Masterplan.

The Masterplan dirilis pada tanggal 3 November 1998.

Songs :

  1. Acquiesce.
  2. Underneath The Sky.
  3. Talk Tonight.
  4. Going Nowhere.
  5. Fade Away.
  6. The Swamp Song.
  7. I Am The Walrus (Live).
  8. Listen Up.
  9. Rockin’ Chair.
  10. Half The World Away.
  11. (It’s Good) To Be Free.
  12. Stay Young.
  13. Headshrinker.
  14. The Masterplan.
Oasis_-_Standing_On_The_Shoulders_Of_Giants_-_front

Standing On The Shoulder Of Giants.

Standing On The Shoulder Of Giants dirilis pada tanggal 28 February 2000.

Songs :

  1. Fuckin’ In The Bushes.
  2. Go Let It Out.
  3. Who Feels Love?
  4. Put Yer Money Where Yer Mouth Is.
  5. Little James.
  6. Gas Panic!
  7. Where Did It All Go Wrong?
  8. Sunday Morning Call.
  9. I Can See A Liar.
  10. Roll It Over.
  11. Let’s All Make Believe.
51uC+US1KfL

Heathen Chemistry.

Heathen Chemistry dirilis pada tanggal 1 July 2002.

Songs :

  1. The Hindu Times.
  2. Force Of Nature.
  3. Hung In A Bad Place.
  4. Stop Crying Your Heart Out.
  5. Songbird.
  6. Little By Little.
  7. A Quick Peep (Instrumental).
  8. (Probably) All In The Mind.
  9. She Is Love.
  10. Born On A Different Cloud.
  11. Better Man
  12. The Cage (Hidden Track).
Oasis_Don't_Believe_the_Truth

Don’t Believe The Truth.

Don’t Believe The Truth dirilis pada tanggal 30 May 2005.

Songs :

  1. Turn Up The Sun.
  2. Mucky Fingers.
  3. Lyla.
  4. Love Like A Bomb.
  5. The Importance Of Being Idle.
  6. The Meaning Of Soul.
  7. Guess God Thinks I’m Abel.
  8. Part Of The Queue.
  9. Keep The Dream Alive.
  10. A Bell Will Ring.
  11. Let There Be Love.
oasis-dig_out_your_soul-frontal

Dig Out Your Soul.

Dig Out Your Soul dirilis pada tanggal 1 Oktober 2008.

Songs :

  1. Bag It Up.
  2. The Turning.
  3. Waiting For The Rapture.
  4. The Shock Of The Lightening.
  5. I’m Outta Time.
  6. (Get Off Your) High Horse Lady.
  7. Falling Down.
  8. To Be Where There’s Life.
  9. Ain’t Got Nothin’.
  10. The Nature Of Reality.
  11. Soldier On.
  12. I Believe In All.
  13. The Turning (Alt. Version #4).
Time_Flies_1994-2009_album_cover

Time Flies… 1994-2009.

Time Flies… 1994-2009 merupakan album kompilasi yang memuat 27 lagu-lagu terbaik Oasis sepanjang tahun 1994 hingga 2009. Album ini dirilis pada tanggal 14 Juni 2010.

Songs :

Disc 1

  1. Supersonic (Definitely Maybe, 1994).
  2. Roll With It (What’s The Story Morning Glory?, 1995).
  3. Live Forever (Definitely Maybe, 1994).
  4. Wonderwall (What’s The Story Morning Glory?, 1995).
  5. Stop Crying Your Heart Out (Heathen Chemistry, 2002).
  6. Cigarettes & Alcohol (Definitely Maybe, 1994).
  7. Songbird (Heathen Chemistry, 2002).
  8. Don’t Look Back In Anger (What’s The Story Morning Glory?, 1995).
  9. The Hindu Times (Heathen Chemistry, 2002).
  10. Stand By Me (Be Here Now, 1997).
  11. Lord Don’t Slow Me Down (Single, 2007).
  12. Shakermaker (Definitely Maybe, 1994).
  13. All Around The World (Be Here Now, 1997).

Disc 2

  1. Some Might Say (What’s The Story Morning Glory?, 1995).
  2. The Importance Of Being Idle (Don’t Believe The Truth, 2005).
  3. D’You Know What I Mean? (Be Here Now, 1997).
  4. Lyla (Don’t Believe The Truth, 2005).
  5. Let There Be Love (Don’t Believe The Truth, 2005).
  6. Go Let It Out (Standing On The Shoulder Of Giants, 2000).
  7. Who Feels Love? (Standing On The Shoulder Of Giants, 2000).
  8. Little By Little (Heathen Chemistry, 2002).
  9. The Shock Of The Lightening (Dig Out Your Soul, 2008).
  10. She Is Love (Heathen Chemistry, 2002).
  11. Whatever (Single, 1994).
  12. I’m Outta Time (Dig Out Your Soul, 2008).
  13. Falling Down (Dig Out Your Soul, 2008).
  14. Sunday Morning Call (Standing On The Shoulder Of Giants, 2000).

 

 

Iklan

2 respons untuk ‘Oasis : Rock And Roll Yang Cukup Cuek

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s