Puisi Sederhana

Aku yang resah merindukan hujan
Pada suatu terik siang yang menghanguskan hasrat hidup
Seulas senyummu menjelma puisi ketenangan dalam sanubari
Menuntunku kembali pada kenormalan akal pikiran
Setidaknya aku jadi tahu masih ada bekal bahagia
Meski hujan masih belum mengabarkan jadwal bertandangnya
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s